CIKARANG PUSAT (bekasikab.go.id) -
Kemacetan lalu lintas menjadi problema di kota yang
tengah berkembang.
Kabupaten Bekasi yang memiliki kawasan industri juga salah satu daerah yang
kepadatan dan kemacetan lalu lintasnya cukup parah. Karenanya, rencana
pembangunan monorel yang disebut-sebut bakal dibangun di Kabupaten Bekasi 2017
mendatang, disambut hangat masyarakat.
“Dengan adanya monorel yang bisa
menjadi alternatif angkutan masal, diharapkan kepadatan dan kemacetan lalu
lintas bisa terkurangi,” ungkap Slamet Supriyadi, SH, Kepala Bappeda Kabupaten
Bekasi.
Pemerintah Kabupaten Bekasi
dengan pemerintah Jepang dan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional)
menurut Slamet, saat ini terus melakukan koordinasi. Hal itu, kata Slamet,
dilakukan demi menyambut rencana pemerintah Jepang yang telah menyepakati
pembangunan monorel antar kawasan industri di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Pemerintah Kabupaten Bekasi
menurut Slamet, telah diminta menyiapkan segala keperluan, termasuk
keperluan administrasi, agar pembangunan monorel itu berjalan lancar.
Monorel, terang Slamet, akan dibangun oleh Japan Transportation Planning Asociation (JTPA)
Jalur monorel ini pembangunannya
akan menggunakan lahan milik tujuh kawasan industri, dan sekitar 7,7 hektar
lahan milik Pemerintah Kabupaten Bekasi dan masyarakat umum yang akan
dibebaskan dalam waktu dekat.
Sementara itu menurut Kepala
Bidang Fisik Bappeda Kabupaten Bekasi, EY Taufik, pembangunan monorel itu
merupakan permintaan beberapa perusahaan industri milik Jepang yang ada di
sejumlah kawasan di Kabupaten Bekasi.
Monorel , dalam asumsi yang dibuat, sebut Taufik, akan mampu mengangkut 10-20 ribu penumpang perjam atau mengggantikan 13 ribu kendaraan. Dengan estimsi seperti itu, akan mampu memecah kemacetan di Kabupaten Bekasi, terutama di jalur-jalur masuk kawasan industri.(august suzana)
Sumber Berita :

