Di tengah hiruk-pikuk Yogyakarta yang terkenal dengan gudeg dan bakpia, muncullah sosok Mas Darto—bapak dua anak yang nganggur tapi tetap pakai kemeja biar kelihatan sibuk. Setelah di-PHK karena ketahuan ngopi lebih lama dari kerja, Mas Darto memutuskan untuk cari peluang usaha di rumah di Yogyakarta yang kreatif dan unik. Bukannya buka warung kopi kayak tetangga-tetangganya, dia malah nekat buka jasa "Sewa Teman Curhat" berbasis online dari kamar belakang rumahnya. Modalnya? Cuma HP, headset, dan suara empuk kayak bantal hotel.
Tak puas sampai di situ, Mas Darto melebarkan sayap dengan membuat kelas online: “Cara Jadi Teman Curhat Profesional”. Pesertanya banyak, dari ibu-ibu komplek sampai jomblo akut yang pengin kelihatan bijak di depan kamera. Ia juga bikin merchandise kocak seperti kaos bertuliskan “Curhat Dulu Baru Move On”. Kini, rumahnya yang dulunya sepi kayak kuburan pasang surut, mendadak jadi markas kreativitas yang bikin tetangga iri sambil pura-pura nanya resep sambel.
Dari cerita Mas Darto ini, kita bisa ambil pelajaran: jangan remehkan ide-ide aneh yang muncul saat rebahan! Di kota penuh budaya seperti Yogyakarta, peluang usaha di rumah yang kreatif dan unik itu bertebaran kayak angkringan di tiap sudut jalan. Kuncinya cuma satu: berani mulai, meskipun orang lain bilang kamu gila. Karena kadang, yang gila justru yang paling cuan!
